Wayang Kuna Kini: Transformasi Budaya Masa Lalu ke Masa Kini

10 July 2026 Oleh:  Super Admin
Wayang Kuna Kini: Transformasi Budaya Masa Lalu ke Masa Kini

Tambaksogra, 9 Juli 2026 — Lapangan Desa Tambaksogra dipenuhi antusiasme masyarakat dalam Pagelaran Wayang Santri bertajuk "Nguri-uri Budoyo, Mbangun Jiwo Nganggo Pitutur Luhur". Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini menjadi salah satu rangkaian acara yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan warga desa.

Acara diawali dengan sambutan dari berbagai pihak yang menyampaikat6lin pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak untuk terus melestarikan seni tradisional agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Suasana malam semakin semarak dengan hadirnya deretan pelaku UMKM lokal yang membuka stan di sekitar area panggung. Berbagai makanan, minuman, hingga jajanan khas menjadi pilihan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga. Kehadiran UMKM ini tidak hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui penjualan produk lokal.

Pagelaran wayang semakin memikat dengan iringan alunan gamelan dan lantunan suara sinden yang menghidupkan setiap adegan. Perpaduan musik tradisional, tata panggung, dan cerita yang sarat makna menghadirkan suasana khas pertunjukan wayang yang penuh nilai seni dan filosofi.

Pertunjukan dipimpin oleh Ki K.R.T. Yakut Jedher sebagai dalang yang membawakan kisah-kisah penuh pesan moral. Melalui setiap dialog dan alur cerita, masyarakat diajak untuk meneladani nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kebersamaan, tanggung jawab, serta semangat menjaga persatuan. Pesan-pesan tersebut sejalan dengan tema pagelaran, yaitu membangun karakter melalui kearifan budaya lokal.

Pagelaran Wayang Santri ini menjadi bukti bahwa seni tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern, wayang tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang relevan dengan kehidupan masa kini. Melalui kegiatan seperti ini, Desa Tambaksogra menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Galeri Kegiatan